when you look at a person, any person, remember that everyone has a story.
everyone has gone through something that may has changed them.
everyone has gone through something that made them who they are today.

share your story,
write a blog.
:)

Cheers For The Fast Times

Wednesday, 24 December 2008

komik penutup tahun 2008

hna's here

inilah komik yang jadi penutup dari komik-komik yang gue beli tahun ini :

JENG JENG JENG JEEEEEEEEEEENG




Kambing Jantan by Raditya Dika, versi Komik
yang di ilustrasikan oleh Dio Rudiman.


published by:



:: gue beli buku ini dengan diskon 30% di Grand Indonesia. tadinya kalo gak ada diskon gue bakal prefer beli komik karena harga komik ini sma dengan gue dapet 2 komik biasa. tapi yah, demi ketololan yang ada di bku ini gue relakan duit 33.000 gue masuk ke kasir mbak-mbak Gramedia~

kbetulan gue belinya bareng nyokap dan adik tercinta, komentar nyokap pas gue ngambil buku ini,
"itu komik yang dari blognya Raditya Dika ya?" tanya nyokap.
gue takjub. tumben banget nih nyokap gahoel dan tau bacaan-bacaan gue.
"kok mamah tau?"
"iya dong. mamah gitu."
"mama baca?"
"nggak, mama liat reviewnya dimanaaa gitu."
"reviewnya gimana mah?"
"gak tau mamah lupa. katanya sih lucu gitu han. emang ttg apa sih? kurban?"
"..........................."

pulang ke rumah, tadinya gue berniat baca tuh komik nanti-nanti aja, tapi karena penasaran, gue langsung lahap tuh buku. [nggak, bukan dimakan, tolong jangan berlagak bego orang-orang.]

5 detik kemudian gue udah ketawa. nyokap nanya kenapa gue ketawa.
jadi gue tunjukin aja halamannya :



buat yang gak keliatan fontnya karena kekecilan hasil scan,
itu deritamu nak, bukan salahku.
makanya beli komiknya

kalo bingung raditya dika yang mana, itu yang di halaman kiri jalan ditengah. gue pikir lo pasti bisa nebak karena raditya dika udah pasti akan digambar sebagai tokoh dungu disini. kidding :)

kalo ada tulisan diatas yang gak kliatan, itu dibacanya 'fur blocking'. yeah. bulu tangkis. it supposed to be badminton. seperti biasa, Radith dan jawaban bodohnya.

nyokap gue ikut ketawa ha-ha-ha. adek gue yang tadinya tidur jadi bangun. dia nangis. tapi ngeliat nyokap gue ketawa dia malah ikut ketawa. ckckck.

buku dibalikin ke gue, gue ngelanjutin membaca.

5 detik kemudian.
AHAHAHAHHA

ketawa lagi. kenceng. ade gue bangun lagi. sial. pindah ke kamar gue. setel lagunya thirteen kenceng kenceng. ngelanjutin membaca.

stengah jam kemudian. gue keluar kamar. mata berair dan udah gak sanggup ketawa lagi.


seriously, this book makes me LOL + LMAO + ROFL .
oke, gue tau gue lebay. jangan protes para pembaca.


:: bab lain yang gue suka adalah 'calling card'. gak, gue gak bakal naro gambarnya disini karena gue gak mau tiba-tiba dituntut karena dituduh melakukan piracy. --" disini ada cerita tth radith yang susah nelfon cewenya yang di Jakarta, di bab lain diceritakan tentang seorang anak Jepang yang dideportasi gara-gara manusia ini, dan masih banyak cerita-cerita kocak didukung oleh ilustrasi yang /sweat bisa banget mendukung tuh cerita.


:: yang ada di pikiran gue pertama kali pas denger kata-kata 'komik Indonesia' gak lain dan gak bukan adalah komik-komik yang niru gambar-gambar di manga-manga populer di Jepang, dan bukan gambar yang 'Indonesia' banget.

dan lalu tralalaaaa~ bagaikan ngerespon tuh pikiran gue, terbitlah komik 'Kambing Jantan', komik Indonesia, yang gambarnya bukan orang dengan mata berbinar-binar ala manga-manga jepang.

gak kayak komik2 biasanya yang banyak percakapan antar tokoh, di komik ini kebanyakan berupa reaksi-reaksi Radith ketika dia menghadapin satu situasi. Dan tentunya, khas Raditya Dika, dia menanggapi banyak situasi dengan jawaban-jawaban dan reaksi bodohnya, yang bisa bikin pembaca ketawa terpingkal-pingkal. kenapa bahasa gue jadi baku sih?

conclusion :
buku ini pantes dapet award the most hilarious comic in Indonesia.
[baca : diantara komik-komik Indonesia lain karena satu-satunya komik indonesia yang gue baca cuma ini, jadi gue gak tau yang lain --"]


:: ini baru edisi satu, di buku ini baru ada 6 cerita ttg kegilaan dan kebodohan Raditya Dika selama kuliah di Adelaide, dan komik ini bakal dilanjutin ke nomor dua. Bakal dilanjutin sampe nomor berapa? gak tau juga ya, tapi mungkin kalo sambe belasan kayak komik-komik biasa bakal jadi boring menurut gue.

:: saran gue
untuk readers yang lagi baca blog gue skarang :

BELI KOMIKNYA SEKARAAAANG, karena sekarang udah cetakan kedua dan gue gak yakin lo bisa dapet ni komik tanpa acara berebut sama orang lain.


.hna :)

2 comments:

suryowidiyanto said...

wah lucu yah komiknya...

hnalmirap said...

hhhe emang ^^

.hna :)

Post a Comment